Obssesive Compulsive Disorder (OCD) + Test

Annyeong gais! Aku mau tanya nih, apakah salah satu diantara kalian ada yang mengidap gangguan kepribadian? Kalau iya, apa? Buat kali ini, aku akan membahas gangguan Obsesif kompulsif atau bahasa Inggrisnya sih, yang ada dijudul postingan. Disini, aku akan ngebahas soal OCD dalam rangka copy-paste, tapi ada yang ditulis / dijelaskan sama aku sendiri ya. Now, we were lets get started.
Pertama ini, menurut aku sendiri ya.
Menurutku, OCD itu adalah gangguan kepribadian yang enggak masuk akal. Karena OCD itu adalah sebuah kondisi psikologis yang ditandai dengan perilaku pengulangan yang disebabkan oleh ketakutan atau pikiran yang enggak masuk akal.
Dan seorang pengidap OCD itu enggak akan mungkin menyadari bahwa dia adalah seorang OCD. Karena OCD itu gangguan yang enggak masuk akal, kan. Kalau aku sendiri sih, bukan pengidap OCD. Tbh, aku ini pengidap bipolar disorder yang menyebabkan aku berhalusinasi berlebihan dan gampang berubah mood.

 Ada juga gejala-gejalanya OCD loh gaes!

Gejala obsesif yang paling sering terjadi:
  • Phobia terhadap hal-hal sepele seperti kotoran, kuman, api, atau kerusakan fisik
  • Ragu – ragu apakah suatu pekerjaan telah dikerjakan dengan benar, seperti mengunci pintu atau mematikan kompor
  • Pikiran tidak masuk akal – agresi, tindakan yang tidak pantas, atau tindakan seksual
Gejala kompulsif yang paling umum terjadi adalah:
  • Keteraturan
  • Pengecekan dan pengecekan ulang
  • Penghitungan
  • Rutinitas yang kaku
Awalnya sih, gejala OCD sangat sulit buat dikenali. Namun, setelah kondisi bertambah parah, gejala-gejala tersebut juga akan bertambah parah. Anak-anak yang mengalami kondisi ini mungkin tidak akan menyadarinya, namun orang dewasa yang memiliki OCD biasanya menyadari bahwa obsesi dan tekanan mereka tidak beralasan.

 Disini, aku akan ngetes kalian. Apakah kalian pengidap OCD atau bukan. Aku akan membuktikannya dengan foto-foto ini. Kalau kalian merasa terganggu sama foto-foto yang aku berikan, dan dengan cepat dapat menemukan keanehan, berarti kalian pengidap OCD.

  • Pola lantai

Kalau aku sih, peru mengamati dulu apa yang aneh. Ternyata pola lantainya. Dan aku enggak merasa terganggu sama kesalahan pola lantainnya.

  • Letak

Hayoo apanya yang aneh? Aku kira itu warnanya, eh ternyata... Kalian lihat aja sendiri.

Nah, segitu aja ya, OCD test-nya. Dan aku yakin, aku bukan pengidap OCD karena sama sekali enggak terganggu sama foto-foto diatas. 
Dan, ini penjelasan dan arti dari Obsessive Compulsive Disorder (OCD) atau Gangguan Obsesif Kompulsif menurut kamuskesehatan.com :

Gangguan obsesif-kompulsif (obsessive-compulsive disorder) adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan pikiran, impuls, gambaran atau gagasan yang berulang dan mengganggu (obsesi) disertai dengan upaya untuk menekan pikiran-pikiran tersebut melalui perilaku fisik atau mental tertentu yang irasional dan ritualistik (kompulsi)

Obsesi dan kompulsi menghabiskan sejumlah besar waktu pasien (satu jam atau lebih setiap hari) dan biasanya menyebabkan tekanan emosional yang signifikan dan menyulitkan hubungan dengan orang lain.

Gangguan obsesif-kompulsif tidak boleh dirancukan dengan gangguan kepribadian obsesif-kompulsif, meskipun memiliki nama yang mirip. Gangguan kepribadian obsesif-kompulsif tidak ditandai oleh adanya obsesi dan dorongan, melainkan sebuah pola seumur hidup untuk bersikeras memiliki kontrol, ketertiban, dan kesempurnaan, yang dimulai paling lambat pada usia dewasa awal. Namun, keduanya dapat hadir pada diri seseorang.
Nah segitu aja dulu ya gais. Lain kali, kita akan ngebahas tentang gangguan-gangguan lainnya ya. Goodbye! Don't forget to waiting my next post at Sunday~

1 comment:

  1. Idk, tapi kayaknya Kak Ai juga mengidap OCD ini. :"D Kaku (makanya susah 'bergaul' dengan teman di dunia nyata), suka ngecek ulang, ya gitu deh. //v// Apalagi kalau salah ketik + desain yang dibikin gak merata (?). Emang bikin repot, tapi ya gitu, gelisah kalau gak dicek ulang. :"D

    Btw, thanks atas pembahasannya! > v <

    ReplyDelete